TEMA : KEEGOISANKU
Aku sudah selesai dengan semua itu, apa yang ingin aku tulis
sekarang sudah gak berdasarkan curahan hatiku lagi, ini lebih tepatnya karena
mood yang sering berubah-ubah, gak lebih gak kurang
Waktunya berpikir lebih dewasa, karena terlalu lama terjebak dalam skenario bodoh
yang mengharuskan aku mencari jalan keluar sendiri, Jangan sampai aku lupa
dengan prinsipku, aku bukan orang yang tepat untuk ngerasain hal seindah itu. Aku
cukup sadar diri sekarang, menjijikan rasanya mengharapkan sesautu yang gak
bisa diharapkan, sungguh menyebalkan bahkan rasanya aku ingin memukul diriku
sendiri karena mengharapkan hal hal bodoh seperti itu,
Berulang kali aku
coba, aku gak bisa ngebenci dia
gimanapun caranya, yang aku tau satu satunya cara adalah ngebuat dia ngebenci
aku, dengan begitu akan lebih mudah untuk kita saling menjauh
MENJAUH BUKAN BERARTI MEMBENCI
Aku kembali pada jalanku yang membosankan namun
menyenangkan, sekarang aku harap dia mampu temukan orang yang jauh lebih baik
untuk dia ajak bercanda dan tertawa, karena aku sudah mustahil untuk
melakukannya lagi,
Ini bukan masalah aku yang ingin atau tidak, namun aku hanya
akan semakin membenci diriku jika ini terus berlanjut, aku gak tahan ngeliat
dia sedih, cukup menyakitkan, entah kenapa aku gak bisa ngabaikan begitu aja
apa yang ada diraut wajahnya, meskipun dia berusaha nyembunyikan itu.
Memang egois, tapi itu satu satunya pilihan terbaik untuk
seterusnya, dia jauh lebih berharga
daripada sampah sepertiku, dan sampah tak akan pernah mendapatkan tempat yang
layak dihatinya, Mungkin aku berpura pura membencinya, mengabaikannya, bahkan
aku bisa berhenti memandangnya, dan takkan ada seorangpun yang tau kalau itu
semua Cuma salah satu dari skenarioku.
Aku akan terus berpura pura sebanyak yang dibutuhkan, aku
membuat tulisan ini bukan untuk membuatnya sedih, karena niatku pada awalnya
hanya untuk membuat suatu kenangan yang tersusun rapi, dan hari demi hari yang
berjalan ini sangat berharga namun sayangnya ini benar benar sesuai dengan yang
aku pikirkan dan semakin hari, semakin mengecil juga kemungkinan akan
terjadinya sebuah ending yang indah, bukan berarti aku mengharapkannya namun
aku hanya sedikit sedih karena ,, semua hal berjalan begitu rumit dan sulit
untuk diterima
Aku bukan orang yang suka berbelit belit, sampai disini aku
sudah bingung dan kehabisan topik untuk menuliskan apa, yang aku rasakan
sekarang hanya perasaan sedih yang benar benar mencekam, tapi kenyataan adalah
kenyataan,
AKU HARUS MELANGKAH SATU LANGKAH LEBIH JAUH DIDEPAN,
Aku akan hapus semua kenangan, kebahagian serta kebencian
jika perlu, jika itu mampu untuk membuatnya lebih bahagia aku akan lakukan
apapun. Aku harus belajar lebih dewasa dalam hal ini, meskipun aku tidak punya
banyak pengalama, karena ini baru pertama kalinya aku merasakannya, getaran
getaran bodoh yang harusnya aku abaikan saja daridulu.
DALAM BEBERAPA HARI INI AKU AKAN TERUS MELIHATNYA DARI KEJAUHAN, DAN JIKA MEMANG SUDAH WAKTUNYA, PERASAAN INI AKAN HILANG DENGAN SENDIRINYA CEPAT ATAU LAMBAT.
Thanks 4 Reading :D